Kumpulan Informasi menarik, fakta unik, lirik lagu, kesehatan, Urban legend Indonesia dan dunia, Misteri, Kisah inspiratif.
Selasa, 15 Oktober 2013
Dengan pengobatan, penderita leukemia akut, khususnya anak-anak, punya harapan hidup baik yang lebih lama.
Leukemia merujuk kepada satu kelompok penyakit darah yang ditandai dengan kanker pada jaringan-jaringan yang memproduksi darah. Di Indonesia setiap tahun ditemukan 650 kasus kanker baru, 150 kasus di antaranya terdapat di Jakarta. Umumnya, pasien kanker anak datang setelah masuk stadium lanjut yang sulit untuk disembuhkan.
Dulu, kemungkinan penyembuhan leukemia sangat kecil, sehingga harapan hidup penderitanya sangat kecil pula. Setelah penyakit terdiagnosis, . banyak penderita yang hanya sanggup bertahan hidup selama 4 tahun atau lebih. Sebagian besar pasien meninggal pada saat sel kankernya masih sedans berada dalam fase akselerasi, atau periode awal saat sel kanker mengalami percepatan perkembangan.
Tapi sejak ditemukannya alat kemoterapi, harapan hidup pasien bisa diperpanjang sampai 8-12 bulan.
Tujuan pengobatan pasien leukemia adalah meneapai kesembuhan total dengan menghancurkan sel-sel leukemia. Untuk itu, penderita leukemia harus menjalani kemoterapi dan harus dirawat di rumah sakit.
Sebelum sumsum tulang kembali berfungsi normal, penderita mungkin memerlukan transfusi sel darah merah untuk mengatasi anemia, transfusi trombosit untuk mengatasi perdarahan, antibiotik untuk mengatasi infeksi. Beberapa kombinasi dari obat kemoterapi sering digunakan dan dosisnya diulang selama beberapa hari atau beberapa minggu.
Mengenai pengobatan medis, menurutnya, penyakit leukemia bisa diobati atau dicegah dengan metode stem cell atau pengambilan darah dari tali pusat bayi. Metode tersebut, diklaim mampu mengobati penyakit leukemia, tumor padat, kelainan kekebalan tubuh dan metabolisme, kelainan darah tidak ganas serta penyakit degeneratif lainnya.
“Sampai saat ini, baru dua penyakit yang mampu diobati dengan
stem cell. Yaitu, leukemia dan thalassemia. Penyimpanan darah tali pusat dapat memberikan alternatif pengobatan di masa depan untuk anak dan keluarga,”
Direktur Laboratorium Regional Cordlife Andrew Ekaputra menjelaskan, stem cell sangat penting dilakukan karena memiliki kemampuan dalam mengganti dan meregenerasi kerusakan genetika dan beberapa penyakit yang berkaitan dengan kelainan darah.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar