Minggu, 13 Oktober 2013

Pengertian Kanker


Kanker 2Kanker adalah istilah yang luas yang mencakup lebih dari seratus jenis kanker yang berbeda. Namun pengertian kanker secara sempit, yakni suatu penyakit yang ditimbulkan oleh sel tunggal yang tumbuh tidak normal dan tidak terkendali sehingga dapat menjadi tumor ganas yang dapat menghancurkan dan merusak sel atau jaringan sehat. Kanker merupakan salah satu jenis penyakit yang sangat ditakuti oleh banyak orang sehingga ada baiknya kita mencegah kanker daripada mengobatinya.
Kanker atau dengan istilah lain Paru Ayal atau Neo Plasma ganas adalah salah satu penyakit yang memiliki ciri kelainan siklus sel yang unik atau berbeda sehingga menjadikannya memiliki kemampuan :
  • Tumbuh dengan membabibuta atau tidak terkendali (Pembelahan/perkembangan sel melebihi batas normal).
  • Menyerang apapun yang ada didekatnya salah satunya jaringan biologis.
  • Bermigrasi ke jaringan tubuh yang lain melalui siklus darah atau sistem limfatik dan disebut Metastasis.
Tiga karakter yang ganas inilah yang membedakan kanker dengan tumor jinak. Sebagian besar kanker membentuk tumor, namun beberapa tidak, seperti contoh pada Kanker Darah atau Leukemia. Cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan studi, diagnosis, perawatan, dan pencegahan kanker itu disebut dengan istilah Onkologi.
Dalam kasusnya kanker dapat menyebabkan banyak gejala berbeda bergantung pada lokasi dan keganasan kanker itu sendiri, serta ada tidaknya metastasis. Untuk diagnosis biasanya membutuhkan pemeriksaan Mikroskoptik jaingan yang diperoleh dari Biopsi. Setelah didiagnosis terjangkit kanker biasanya dirawat atau diobati dengan Operasi, Kemoterapi, dan Radiasi.
Kanker 1
Hal penting yang harus dicatat bahwa beberapa jenis kanker tidak menimbulkan gejala apapun sampai kanker tersebut berada dalam arena lanjut. Inilah sebabnya mengapa pemeriksaan kanker serta penilaian risiko sangat penting untuk pencegahan kanker serta deteksi dini. Meskipun masing-masing jenis memiliki karakteristiknya sendiri, ada beberapa gejala umum yang terjadi pada hampir setiap kanker. Secara umum gejala kanker yang bersifat non-spesifik adalah sebagai berikut:
  • Kelelahan yang terus-menerus: Kelelahan adalah salah satu gejala kanker yang paling sering dialami. Hal ini biasanya lebih umum ketika kanker sudah lanjut, namun adakalanya juga terjadi pada kanker arena dini. Anemia merupakan penyebab terjadinya kelelahan ini serta ini hampir terjadi pada banyak kanker, terutama jenis kanker usus besar. Kelelahan adalah gejala yang dapat menunjukkan bahwa cancerous growth berada diantara ganas serta non-ganas serta harus segera dievaluasi oleh dokter.
  • Menurunnya Berat Badan: Meskipun terkadang ada perasaan senang saat mengetahui bahwa Kanker berat badan menurun tanpa harus berolah raga, namun hal ini bisa menjadi peringatan atas gejala beberapa penyakit, termasuk kanker. Kehilangan berat badan 5 kg atau lebih bisa menjadi indikator bahwa kita harus memeriksakan diri ke dokter. Jenis penurunan berat badan dapat terjadi dengan atau tanpa kehilangan nafsu makan. Namun perlu diingat bahwa penurunan berat badan bisa menjadi gejala kanker, tetapi juga merupakan gejala penyakit lainnya.
  • Nyeri, bukanlah merupakan gejala awal kanker, kecuali pada beberapa jenis kanker yang sudah menyebar ke tulang. Nyeri biasanya terjadi ketika kanker menyebar serta mulai untuk mempengaruhi body lain serta saraf.
  • Nyeri Punggung Bawah, adalah gejala kanker yang berhubungan dengan kanker ovarium serta kanker usus besar. Nyeri bahu juga bisa menjadi gejala kanker paru-paru. Nyeri dalam bentuk sakit kepala dapat dikaitkan dengan cancerous growth otak (ganas serta jinak).
  • Sakit Perut, dapat dikaitkan dengan beberapa jenis kanker, seperti kanker lambung, kanker pankreas, serta banyak lainnya. Sakit perut bisa menjadi gejala yang sangat samar-samar karena begitu banyak penyakit yang bisa menyebabkan sakit perut.
  • Demam: Demam adalah gejala yang sangat non-spesifik ringan banyak kondisi parah, termasuk kanker. Sehubungan dengan kanker, demam yang persisten atau satu yang datang serta pergi sering dapat sinyal stres pada sistem kekebalan tubuh. Demam umumnya terkait dengan jenis kanker yang mempengaruhi darah, seperti leukemia serta limfoma, tetapi juga umum pada orang yang kankernya telah menyebar.
  • Perubahan Buang Air Besar: Jika Anda mengalami sembelit, diare, darah di tinja, buang angin, wasir, atau hanya perubahan kebiasaan buang air besar, segera konsultasikan ke dokter anda. Gejala-gejala ini paling sering dikaitkan dengan kanker usus besar, tetapi juga terkait dengan jenis kanker lainnya.
  • Batuk Kronis: batuk terus-menerus atau batuk yang tidak kunjung sembuh atau menjadi lebih buruk perlu dievaluasi oleh dokter. Darah serta or atau lendir yang menyertai batuk dapat menjadi indikator penyebab berbagai macam kondisi. Terkait sel kanker dengan kanker, batuk kronis disertai darah atau lendir dapat menjadi gejala kanker paru-paru.
Kanker merupakan penyumbang Angka Kematian di berbagai belahan dunia terutama negara – negara berkembang. Sebenarnya penyakit ini sangat bisa disembuhkan terutama bila perawatan dilakukan sejak awal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar